Mastering Agentic AI Development
Dari vibecoding sampai Ecosphere
Dari vibecoding sampai membangun produk dengan agen AI: 20 bab praktik, alur kerja, dan cara merilis ke produksi bersama Ecosphere.
Bab dalam buku ini
- Kata Pengantar
- Cara Membaca Buku Ini
- Daftar Isi
- Bab 1 — Dunia Setelah AI Bisa Menulis Kode
- Bab 2 — Apa Itu Program, Sebenarnya
- Bab 3 — Alat Kerja: Terminal, Editor, dan Git
- Bab 4 — Halo, Dunia: Program Pertamamu
- Bab 5 — Variabel & Tipe Data
- Bab 6 — Operator & Ekspresi
- Bab 7 — Percabangan: Mengambil Keputusan
- Bab 8 — Perulangan: Melakukan Berulang
- Bab 9 — Fungsi: Membungkus Logika
- Bab 10 — Koleksi: List, Dict, dan Teman-temannya
- Bab 11 — Kesalahan & Berkas
- Bab 12 — Modul & Sedikit OOP
- Bab 13 — Masalah yang Ditinggalkan Python
- Bab 14 — Rust: Kecepatan Tanpa Menembak Kaki Sendiri
- Bab 15 — Ownership & Borrowing, Dijelaskan Manusiawi
- Bab 16 — Membangun API Pertamamu dengan Rust
- Bab 17 — Cara Web Bekerja: HTTP, JSON, REST
- Bab 18 — Frontend dengan Next.js
- Bab 19 — Menyambung Next.js ke Backend Rust
- Bab 20 — Merilis Aplikasimu
- Bab 21 — Model Gratis & Berkuota: Kiro, Gemini, dan Lainnya
- Bab 22 — Seni Menulis Perintah untuk Agen
- Bab 23 — Kerja Manual vs Kerja Agentic
- Bab 24 — Meninjau & Mempercayai Hasil Agen
- Bab 25 — Mengapa Perangkat Lunak Terbaik Gagal
- Bab 26 — Domain-Driven Design untuk Manusia
- Bab 27 — Dari Domain ke LXS & Estate
- Bab 28 — Membangun & Merilis dengan Ecosphere
- Lampiran A — Cheat Sheet Python
- Lampiran B — Glosarium
- Lampiran C — Menyiapkan Lingkungan Lokal