Belajar. Membangun.
Berkarya.
Bersama AI, di RWID/OS.
Sistem operasi untuk pelajar dan anak muda Indonesia.
RWID: Remote Worker Indonesia.
“Make Indonesia World #1 Remote Worker Provider.” Misi RWID

Berawal dari komunitas mentoring tahun 2017, RWID tumbuh menjadi kursus, buku, dan platform. Sekarang, sebuah sistem operasi.
Visinya benar. Laptop saja tidak cukup.
Visinya: setiap siswa Indonesia berhak atas perangkat dan kecakapan digital. Program digitalisasi sekolah, era Menteri Nadiem Makarim
- ✕Perangkat yang bergantung pada internet
- ✕Tanpa isi untuk dipelajari
- ✕Tanpa pendamping di kelas
Pengadaannya berakhir di pengadilan. Terlepas dari aspek hukumnya, visinya tetap benar; pelajarannya ada pada cara. RWID/OS melanjutkan visi itu dengan cara yang berbeda.
Generasi muda kita siap. Lapangan kerjanya belum.
Sumber: BPS (Sakernas), Komdigi.
Karena itu RWID/OS tidak berhenti di belajar. Ia mengantar sampai portofolio, freelance, dan pasar global.
Nyalakan laptop. Semua alatnya sudah ada.

Portal RWID lengkap dibangun ulang di RWID/OS: 36 layanan, dan 132 tes end-to-end lulus. Internet adalah bonus, bukan syarat.
Bukan demo. Dipakai kerja setiap hari.

- ✓HP Envy, berdampingan dengan Windows 10
- ✓Wi-Fi, terminal, dan start menu sebelum login
- ✓Windows tetap pilihan default di menu boot
- ✓Aplikasi RWID dan terminal: jendela yang setara
Sejak versi 0.2.4, pendiri RWID bekerja setiap hari di RWID/OS, di laptopnya sendiri.
Dari Fedora sampai ecOS.
Setiap lapisan punya satu tugas. Compositor dan shell buatan RWID ditulis dalam Rust; ecOS adalah desktop web yang sama dengan remoteworker.id.
Dari tombol power sampai desktop.
Jika desktop RWID gagal dimuat, ecOS Lite mengambil alih: dock, menu aplikasi, dan terminal tetap ada. RWID kembali sendiri begitu siap.
Satu menu. Web dan native setara.
Halaman web meminta lewat bridge yang sempit, shell native yang mengerjakan. Ketik “terminal” di menu, dan terminal yang terbuka.
Update utuh. Selalu bisa kembali.
Sistem dasarnya read-only. Pembaruan datang sebagai image utuh yang ditandatangani, dan versi sebelumnya tetap tersedia untuk kembali.
Bangun ulang di mesinmu sendiri.
# Fedora 44 $ git clone https://github.com/getecosphere/rwid-os $ cd rwid-os $ sudo dnf install rust cargo gtk4-devel webkitgtk6.0-devel \ gtk4-layer-shell-devel libinput-devel libseat-devel … $ cargo build --release $ cargo run -p rwid-compositor -- --backend winit
- compositor + shell host + ecOS Lite
- MIT OR Apache-2.0
- tes ikut di repo
Dengan winit, compositor berjalan di dalam desktop yang sudah ada, jadi kamu bisa mencoba tanpa memasang OS. Resep image dan installer menyusul.
Fork, lalu jadikan milikmu.
Lisensi MIT atau Apache-2.0: bebas dipakai, diubah, dan dibagikan. Nama dan logo RWID/OS tetap milik RWID, jadi fork memakai namanya sendiri.
Komunitas yang ikut membangun open source.
- ✓Terbuka: compositor, shell host, ecOS Lite
- ✓Dibangun di depan publik: roadmap dan kemajuan harian
- ✓Kontribusi: issue dan pull request di GitHub
- ◆Tetap milik RWID: ecOS, aplikasi RWID, layanan cloud
- ◆Merek: nama dan logo RWID/OS
RWID adalah komunitas berbayar. Kini RWID juga mendukung pengembangan open source: inti RWID/OS bisa dipakai, dipelajari, dan dikembangkan siapa saja.
Yang belum.
- RWID/OS masih dalam pengembangan berat. Belum ada unduhan ISO publik.
- Repository publik baru berisi compositor, shell host, dan ecOS Lite. Resep image menyusul.
- Baru Intel/AMD 64-bit. Chromebook ARM belum didukung.
- Banyak kode ditulis bersama AI. Setiap perubahan diuji dan ditanggung manusia.
RWID/OS kini terbuka.
Clone, bangun ulang, fork, dan bantu kami membawa pelajar Indonesia dari belajar sampai ke pasar global.
github.com/getecosphere/rwid-os